mysql

 

  • PENGERTIAN MYSQL

 

MySQL adalah sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL (DBMS) yang multithread, dan multi-user. MySQL adalah implementasi dari system manajemen basisdata relasional (RDBMS). MySQL dibuah oleh TcX dan telah dipercaya mengelola system dengan 40 buah database berisi 10.000 tabel dan 500 di antaranya memiliki 7 juta baris.

Pada saat ini MySQL merupakan database server yang sangat terkenal di dunia, semua itu tak lain karena bahasa dasar yang digunakan untuk mengakses database yaitu SQL. SQL (Structured Query Language) pertama kali diterapkan pada sebuah proyek riset pada laboratorium riset San Jose, IBM yang bernama system R. Kemudian SQL juga dikembangan oleh Oracle, Informix dan Sybase. Dengan menggunakan SQL, proses pengaksesan database lebih user-friendly dibandingan dengan yang lain, misalnya dBase atau Clipper karena mereka masih menggunakan perintah-perintah pemrograman murni.

  1. Elemen SQL

 

Elemen dari SQL yang paling dasar antara lain pernyataan, nama, tipe data, ekspresi, konstanta dan fungsi bawaan.

  • Pernyataan

Perintah dari SQL yang digunakan untuk meminta sebuah tindakan kepada DBMS.

Pernyataan dasar SQL antara lain :

  1. ALTER      : Merubah struktur tabel
  2. COMMIT  : Mengakhiri eksekusi transaksi
  3. CREATE   : Membuat tabel, indeks
  4. DELETE   : Menghapus baris pada sebuah tabel
  5. DROP        : Menghapus tabel, indeks
  6. GRANT     : Menugaskan hak terhadap basis data kepada user
  7. INSERT    : Menambah baris pada tabel
  8. REVOKE  : Membatalkan hak kepada basis data
  9. ROLLBACK  : Mengembalikan pada keadaan semula apabila transaksi gagal dilaksanakan
  10. SELECT    : Memilih baris dan kolom pada sebuah tabel

 

 

 

  1. UPDATE   : Mengubah value pada baris sebuah tabel

 

  • Nama

Nama digunakan sebagai identitas, yaitu identitas bagi objek pada DBMS. Misal : tabel, kolom dan pengguna.

  • Tipe data

Tipe data yang ada dalam MYSQL :

  1. Tipe data numerik antara lain :
  2. TINYINT         : Nilai integer yang sangat kecil
  3. SMALLINT     : Nilai integer yang kecil
  4. MEDIUMINT  : Nilai integer yang sedang
  5. INT                   : Nilai integer dengan nilai standar
  6. BEGINT           : Nilai integer dengan nilai besar
  7. FLOAT             :Bilangan decimal dengan single-precission
  8. DOUBLE         :Bilangan decimal dengan double-precission
  9. DECIMAL(M,D)   : Bilangan float yang dinyatakan sebagai string. M : jumlah digit yang disimpan, D : jumlah angka dibelakang koma
  10. Tipe data String antara lain :
  11. CHAR               : Karakter yang memiliki panjang tetap yaitu sebanyak n
  12. VARCHAR      : Karakter yang memiliki panjang tidak tetap yaitu maksimum n
  13. TINYBLOB     : BLOB dengan ukuran sangat kecil
  14. BLOB               : BLOB yang memiliki ukuran kecil
  15. MEDIUMBLOB    : BLOB yang memiliki ukuran sedang
  16. LONGBLOB    : BLOB yang memiliki ukuran besar
  17. TINYTEXT      : teks dengan ukuran sangat kecil
  18. TEXT                : teks yang memiliki ukuran kecil
  19. MEDIUMTEXT     : teks yang memiliki ukuran sedang
  20. LONGTEXT     : teks yang memiliki ukuran besar
  21. ENUM              : kolom diisi dengan satu member enumerasi
  22. SET                   : Kolom dapat diisi dengan beberapa nilai anggota himpunan
  23. Tipe data tunggal dan jam :
  24. DATE        : date memiliki format tahun-bulan-tanggal
  25. TIME         : time memiliki format jam-menit-detik
  26. DATETIME           : gabungan dari format date dan time
  • Ekspresi

Ekspresi digunakan untuk menghasilkan/menghitung nilai.

Misalnya : jumlah=harga-diskon

Ekspresi aritmatika antara lain :

  1. +  : tambah
  2. –  : kurang
  3. /  : bagi
  4. *  : kali
  • Konstanta

Nilai yang tetap

  • Fungsi bawaan

Fungsi adalah subprogram yang dapat menghasilkan suatu nilai apabila fungsi tersebut dipanggil. Fungsi Agregat adalah fungsi yang digunakan untuk melakukan summary, statistik yang dilakukan pada suatu tabel/query.

  1. AVG(ekspresi)  : digunakan untuk mencari nilai rata-rata dalam kolom dari tabel.
  2. COUNT(x)       : digunakan untuk menghitung jumlah baris dari sebuah kolom dari tabel
  3. MAX(ekspresi) : digunakan untuk mencari nilai yang paling besar dari suatu kolom dari tabel
  4. MIN(ekspresi)   : digunakan untuk mencari nilai yang paling kecil dari suatu kolom dari tabel
  5. SUM(ekspresi)  : digunakan untuk mengitung jumlah keseluruhan dari suatu kolom dari tabel

 

  1. Kelompok Penyataan SQL

Pernyataan SQL dapat dikelompokan menjadi 3 kelompok, yaitu : DDL, DML dan DCL.

1.Pernyataan SQL kelompok DDL (Data Defination Language)

DDL berfungsi untuk mendefinisikan atribut basis data, table, atribut(kolom), batasan-batasan terhadap suatu atribut, serta hubungan antar tabel. Perintah yang digunakan biasanya : CREATE, ALTER, dan DROP

  1. Membuat Database

Syntax yang digunakan : CREATE DATABASE namadatabase;

  1. Menghapus Database

Syntax yang digunakan : DROP DATABASE namadatabase;

  1. Membuat Tabel

Syntax yang digunakan : CREATE TABLE namatabel;

  1. Menghapus Database

Syntax yang digunakan : DROP DATABASE namadatabase;

  1. Menghapus Tabel

Syntax yang digunakan : DROP TABEL namatabel;

  1. Mendefinisikan null/not null

Syntax yang digunakan : CREATE TABLE namatabel

( Field1 TipeData1 NOT NULL,

Field2 TipeData2

);

  1. Mendefinisikan Nilai Default

Syntax yang digunakan : CREATE TABLE namatabel

( Field1 TipeData1,

Field2 TipeData2 DEFAULT nilai

);

  1. Mendefinisikan Primary Key pada Tabel

Dapat dilakukan dengan 3 Syntax :

1)      CREATE TABLE namatabel

( Field1 TipeData1 NOT NULL PRIMARY KEY,

Field2 TipeData2

);

2)      CREATE TABLE namatabel

( Field1 TipeData1,

Field2 TipeData2,

PRIMARY KEY(Field1)

);

3)      ALTER TABEL namatabel ADD CONSTRAINT namaconstraint PRIMARY KEY (NAMAKOLOM)

  1. Menghapus Primary Key pada Tabel

Syntax yang digunakan ada 2 :

1)      ALTER TABLE namatabel DROP CONSTRAINT NAMACONSTRAINT;

2)      ALTER TABLE NAMATABEL DROP PRIMARY KEY;

  1. Menambah Kolom Baru pada Tabel

Syntax yang digunakan : ALTER TABEL NAMATABEL ADD newfield tipe;

  1. Mengubah Tipe Data atau Lebar Kolom pada Tabel

Syntax yang digunakan : ALTER TABEL namatabel MODIFY COLUMN field tipe;

  1. Mengubah Nama Kolom

Syntax yang digunakan : ALTER TABEL namatabel CHANGE COLUMN namakolomlama namakolombaru tipe;

  1. Menghapus Kolom pada Tabel

Syntax yang digunakan : ALTER TABEL namatabel DROP COLUMN namakolom;

  1. Mendefinisikan Foreign Key pada Tabel

Dapat dilakukan dengan 2 Syntax :

1)      CREATE TABLE namatabel

( Field1 TipeData1,

Field2 TipeData2,

FOREIGN KEY (Field2) REFERENCES namatabelinduk

(namakolominduk) ON UPDATE CASCADE ON DELETE NO ACTION)

2)      ALTER TABEL namatabel ADD CONSTRAINT namaconstraint FOREIGN KEY (namakolom) REFERENCES namatabelinduk (namakolominduk) ON UPDATE CASCADE ON DELETE NO ACTION;

  1. Menghapus Foreign Key

Syntak yang digunakan : ALTER TABEL namatabel DROP FOREIGN KEY namaconstraint;

  1. DML (Data Manipulation Language)

DML berfungsi untuk memanipuladi data yang ada di dalam basis data, contohnya untuk pengambilan data, penyisipan data, pengubahan data dan penghapusan data.

Perintah yang digunakan biasanya adalah : INSERT, DELETE, UPDATE, dan SELECT.

  1. INSERT

menambah baris pada tabel. Syntax yang paling sering digunakan : INSERT INTO namatabel VALUES (nilai1, nilai2, nilai-n);

  1. DELETE

Menghapus baris pada tabel. Syntax : DELETE FROM namatabel [where kondisi];

  1. UPDATE

Mengubah isi beberapa kolom pada tabel. Syntax : UPDATE namatabel SET kolom1=nilai1, kolom2=nilai2 [where kondisi];

  1. SELECT

Menampilkan isi dari suatu tabel yang bisa dihubungkan dengan tabel yang lainnya;

Keunggulan MySQL

  • Program yang multi-threaded, sehingga dapat dipasang pada server yang memiliki mulit-CPU
  • Didukung bahasa pemrograman umum seperti C, C++, Java, Perl, PHP, Python, TCL, APls dls.
  • Bekerja pada berbagai platform
  • Memiliki jenis kolom yang cukup banyak sehingga memudahkan konfigurasi system database
  • Memiliki jenis kolom yang cukup banyak sehingga memudahkan konfigurasi system database
  • Memiliki system sekuriti yang cukup baik dengan verifikasi host
  • Mendukung ODBC untuk OS Microsoft Windows
  • Mendukung record yang memiliki kolom dengan panjang tetap
  • Software yang free
  • Saling terintegrasi dengan PHP

 

 

 

 

Sumber:

https://upyes.wordpress.com/2013/02/06/pengertian-dan-sejarah-mysql/

http://id.wikipedia.org/wiki/MySQL

 

 

 

  1. MENJALANKAN MYSQL (2 CARA)

 

Untuk memastikan bahwa MySQL Server telah berjalan sebagai Windows Service, kita akan menggunakan aplikasi Component Services bawaan Windows. Silahkan buka menu Control Panel –> Administrative Tools –> Component Services.

 

Setelah jendela Component Services terbuka, pada menu kiri, pilih Services (Local), cari MySQL56 pada jendela tengah tampilan ini. Jika ditemui MySQL56, berarti service MySQL Server telah terinstall.

Pada menu di tengah, terdapat 3 tombol: Stop the Service, Pause the service, dan Restart the service. Ketiga tombol ini bisa digunakan untuk menghentikan, menghentikan sesaat (pause), atau menjalankan ulang (restart) service MySQL.

Untuk menguji coba MySQL Server, silahkan lakukan cek melalui MySQL Command Line Client.

Menghapus Windows Service MySQL Server

Untuk menghapus “service” MySQL Server, kita menggunakan cara yang sama dengan menginstall “service”, yakni menggunakan file instalasi MySQL. Dalam contoh ini saya menggunakan: file mysql-installer-community-5.6.21.1.msi. Bedanya, kali ini kita menghapus checklist pada jendela Windows Service.

Setelah menghapusnya, Silahkan restart komputer, dan Windows tidak akan menjalankan MySQL Server sebagai windows service lagi

 

Sumber: http://www.duniailkom.com/tutorial-mysql-menjalankan-mysql-server/

 

 

 

 

 

 

Menjalankan MySQL Client dengan MySQL Client Console

Cara paling cepat untuk memulai MySQL Client adalah dengan mengguanalan MySQL Client Console. Aplikasi ini bisa diakses dari menu Start –> All Program –> MySQL –> MySQL Server 5.6 –> MySQL 5.6 Command Line Client.

Perhatikan bahwa pada MySQL versi 5.6.21, terdapat 2 buah aplikasi MySQL Client Console, yakni MySQL 5.6 Command Line Client, dan MySQL 5.6 Command Line Client – Unicode. Versi Unicode ditujukan jika anda menggunakan karakter non latin di dalam database, seperti menggunakan huruf jepang, cina, atau korea. Dalam tutorial ini saya menggunakan versi normal, bukan Unicode.

Pada jendela DOS yang terbuka, masukkan password untuk user root, misalnya “qwerty”, lalu tekan Enter. Jika tampilan “Welcome to the MySQL monitor” telah muncul, berarti kita telah berhasil login sebagai root, dan bisa mulai menggunakan MySQL.

Walaupun menggunakan MySQL Client Console lebih praktis, tetapi kita terikat dengan user root. Bagaimana jika kita ingin menggunakan user lain? untuk hal ini kita akan mempelajari cara mengakses MySQL Client secara manual dari command prompt Windows.

Menjalankan MySQL Client dari cmd Windows (mysql.exe)

Untuk menjalankan MySQL Client secara manual, sama seperti menjalankan MySQL Server secara manual, kita akan mengakses folder instalasi MySQL dari cmd (command prompt) Windows. Dalam contoh ini, file instalasi MySQL saya berada di D:\MySQL 5.6\bin. Jika folder instalasi MySQL di komputer anda berbeda, silahkan lakukan penyesuaian.

Karena kita akan sering mengakses file “D:\MySQL 5.6\bin” dari cmd, maka akan lebih mudah jika kita membuat shortcut untuk langsung masuk ke dalam folder ini dari cmd. Cari aplikasi cmd dari menu Start –> All programs –> Accessories –> Command Prompt. Kemudian klik kanan, pilih Send to, lalu pilih Desktop (create shortcut). Shortcut cmd akan tampak pada desktop.

Klik kanan shortcut cmd ini, lalu pilih properties. Dari tab Shortcut, cari  input box “Start in”. Ubah isian kotak input ini menjadi “D:\MySQL 5.6\bin”, atau dengan lokasi lain folder bin dari MySQL jika anda menginstallnya bukan di “D:\MySQL 5.6”. Lalu klik OK.

Silahkan me-rename shorcut ini menjadi lebih spesifik, Misalnya: “MySQL Folder”, atau “MySQL cmd”. Lalu double klik shorcut. Jika Folder aktif pada cmd telah berubah menjadi “D:\MySQL 5.6\bin”, maka kita telah berhasil membuat shortcut cmd MySQL.

Memulai Koneksi dengan MySQL Server

Jika MySQL Server telah berjalan, baik sebagai service maupun langsung dengan mysqld.exe(Lihat Tutorial MySQL: Cara Menjalankan MySQL Server), kita bisa login ke dalam Server dengan format perintah:

1 mysql -h host -u user –p_password
  • mysqladalah program MySQL Client yang kita gunakan untuk mengakses server (file aslinya bernama: exe).
  • –hadalah kode untuk mysql bahwa perintah setelahnya adalah hostHost disini merupakan alamat IP dari komputer server. Karena kita menjalankan MySQL Server pada komputer yang sama dengan MySQL Client, alamat IP dari komputer kita adalah 0.0.1, atau sering juga disebut dengan localhost.
  • –uadalah kode untuk mysql bahwa perintah setelahnya adalah inputan nama userUser adalah username pengguna yang akan login ke MySQL server. User ini bisa kita buat sendiri nantinya dengan hak akses masing-masing, namun karena pertama kali digunakan, user yang tersedia adalah root.
  • -padalah kode untuk mysql bahwa perintah setelahnya adalah password dari user. Inputan password harus langsung digabungkan dengan –p. contohnya, dalam tutorial ini, saya menggunakan password “qwerty” untuk user root. Maka penulisannya menjadi –pqwerty.

Untuk masuk pada localhost sebagai user root dengan password qwerty, perintah nya adalah:

1 D:\MySQL\bin>mysql -h localhost -u root –pqwerty

Jika tulisan “Welcome to the MySQL monitor” seperti pada gambar sudah keluar, maka kita sukses login sebagai root. Setiap perintah di dalam Client MySQL akan di awali dengan tanda mysql>.

Jika anda copy-paste perintah diatas, kadang terjadi error. Silahkan coba lagi dengan mengetik ulang secara manual.

Untuk keluar dari Client, ketik perintah:

1 mysql> exit

Atau tutup cmd dengan klik tombol close windows pada sudut kanan atas. Koneksi MySQL Client otomatis akan terputus.

Perintah -h localhost merupakan lokasi dari MySQL Server yang ingin diakses. Apabila MySQL Server berada di komputer lain, kita bisa menggunakan alamat IP server tersebut. Sebagai contoh, seandainya MySQL Server berada di alamat: 10.12.254.14, maka perintahnya menjadi:

1 D:\MySQL\bin>mysql -h 10.12.254.14 -u root –pqwerty

Localhost adalah penyebutan untuk alamat komputer itu sendiri (bisa juga diganti dengan alamat IP: 127.0.0.1), dan oleh karena itu, perintah –h localhost juga dapat di tiadakan. Sehingga kita dapat masuk dengan perintah:

1 D:\MySQL\bin>mysql -u root –pqwerty

Jika anda perhatikan, pada pesan “Welcome to the MySQL Monitor” diatas, terdapat baris peringatan: “Warning: Using a password on the command line interface can be insecure.” Hal ini terjadi karena kita menulis password root secara langsung, sehingga dianggap tidak aman. Sebagai solusinya, kita bisa menginput password user root dengan lebih aman menggunakan perintah:

1 D:\MySQL\bin>mysql -u root –p

Tampilan cmd akan berhenti sesaat untuk menunggu kita menginputkan password:

1 Enter password:*****

Sedikit tips untuk penggunaan melalui cmd (command prompt), kita dapat mengulang perintah-perintah yang pernah digunakan dengan menekan tombol panah atas pada keyboard.

 

 

Sumber: http://www.duniailkom.com/tutorial-mysql-menjalankan-mysql-client/

 

 

  • HUBUNGAN PHP DENGAN MYSQL

 

Penggunaan PHP dan MySQL dapat menjadikan dan memudahkan untuk pembuatan aplikasi secara gratis dan stabil (dikarenakan banyak komunitas developer PHP dan MySQL yang berkontribusi terhadap bugs).

Sumber : http://ketikregspasicucok.blogspot.co.id/2013/08/hubungan-php-dan-mysql.html

 

 

 

 

 

Cara Membuat Database Kelas

Database kelas 1Database kelas 2Database kelas 3

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s